Sindiran Pedas Lewat Instagram Stories Billie Eilish
Penyanyi peraih Grammy, Billie Eilish, kembali mencuri perhatian publik lewat sindiran pedas yang diarahkan ke Elon Musk, bos teknologi yang berpotensi menjadi orang pertama di dunia dengan kekayaan triliunan dolar. Melalui rangkaian unggahan di Instagram Stories, Eilish membagikan grafik dari organisasi advokasi yang menyoroti bagaimana kekayaan Musk — yang dilaporkan telah melewati ratusan miliar dolar — seharusnya bisa dialokasikan untuk mengatasi isu kemanusiaan global. Dia kemudian menambahkan komentar: “f—ing pathetic p—y b—-h coward.”
Sorotan Kekayaan yang Dianggap Tidak Dimanfaatkan
Grafik yang dibagikan mencantumkan sejumlah contoh konkret: mengakhiri kelaparan dunia dengan US$ 40 miliar per tahun, menyediakan air bersih secara universal dengan US$ 140 miliar dalam 7 tahun, serta menyelamatkan spesies terancam punah atau membangun kembali wilayah konflik seperti Gaza, Suriah, dan Ukraina dengan skema biaya ratusan miliar dolar. Eilish mempertanyakan: jika seseorang memiliki kekayaan hingga luar akal, mengapa tidak digunakan untuk hal-hal yang mendesak? “If you’re a billionaire, why are you a billionaire?” katanya dalam pidato beberapa waktu lalu.
Posisi Musk di Puncak Kekayaan
Sindiran Eilish datang di saat Musk tengah berada di titik puncak karier finansialnya. Paket kompensasi yang disetujui pemegang saham Tesla, Inc. bisa memberinya opsi saham senilai sekitar US$ 1 triliun jika perusahaan mencapai target-target ambisius hingga 2035 — termasuk meningkatkan kapitalisasi pasar hingga US$ 8,5 triliun dan meluncurkan robot-taksi serta robot-humanoid dalam skala besar.

Billie Eilish Menyoroti Minimnya Tanggung Jawab Sosial
Dalam unggahan Instagram-nya, Billie Eilish menyoroti bahwa jumlah kekayaan seperti itu tidak hanya angka kosong: itu bisa membawa perubahan besar. Namun, menurut dia, kenyataannya kekayaan itu hanya “ditimbun” atau dibiarkan begitu saja — tanpa tanggung jawab sosial yang seimbang. Dia menyebut Musk sebagai “pengecut menyedihkan” karena memilih mempertahankan kekayaan alih-alih mendistribusikannya untuk kepentingan publik.
Billie Eilish Bukan Pertama Kali Kritik Kekayaan Miliarder
Menariknya, ini bukan kali pertama Billie Eilish berbicara soal kekayaan ekstrem. Pada acara penghargaan WSJ Magazine Innovator Awards Oktober lalu, Eilish secara terbuka mengajak para miliarder “berbuat baik dengan uang mereka” dan menyumbangkan lebih dari US$ 11,5 juta dari hasil turnya ke program-program lingkungan dan keadilan pangan.
Respons Publik dan Pertanyaan Lebih Besar
Reaksi publik pun terbagi. Sebagian mendukung sikap Eilish yang vokal dan tegas terhadap ketimpangan kekayaan global, sementara sebagian lainnya menilai gaya kritiknya terlalu agresif dan menimbulkan kontroversi. Hingga saat ini, Elon Musk belum memberikan tanggapan resmi terhadap pernyataan Eilish.
Perdebatan Soal Moralitas Kekayaan Ekstrem
Kritik ini memunculkan diskusi besar: bagaimana seharusnya miliarder menggunakan kekayaannya dalam era krisis global? Apakah mempertahankan dan memaksimalkan kekayaan adalah pilihan yang bisa dibenarkan moral-nya di tengah ratusan juta manusia yang masih menghadapi kemiskinan, kelaparan, atau dampak perubahan iklim? Billie Eilish melihat ini sebagai panggilan bagi mereka yang memiliki kekuatan finansial untuk berkontribusi lebih besar. Apa pun respons dari Musk ke depan, momen ini mempertegas bahwa publik selebritas kini tidak hanya menuntut kinerja artistik, tetapi tanggung jawab sosial yang nyata.
Baca juga berita lainnya disini: Suara Kabar Media – Suara Kabar Media
Liat unggahan Billie Eilish disini: (1) Instagram
























