69293a813833e
Jokowi : “Saya Tidak Pernah Resmikan Bandara IMIP Morowali”, Klarifikasi di Tengah Polemik

Solo – Presiden Joko Widodo memberikan klarifikasi tegas terkait kontroversi yang melibatkan bandara swasta di Morowali, Sulawesi Tengah. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah meresmikan Bandara IMIP — bandara yang dikelola oleh perusahaan swasta PT Indonesia Morowali Industrial Park. Pernyataan ini disampaikan saat Jokowi menjawab beragam tudingan publik di kediamannya, Jumat 28 November 2025.

Menurut Jokowi, satu-satunya bandara yang pernah diresmikan di wilayah Morowali adalah Bandara Maleo — fasilitas publik milik pemerintah, bukan bandara swasta. Ia menegaskan bahwa Bandara IMIP tidak berada di bawah otoritas pusat, sehingga klaim bahwa dirinya meresmikan bandara tersebut merupakan kekeliruan informasi.

Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terhadap status legal dan operasional Bandara IMIP. Dalam beberapa pekan terakhir, muncul desakan agar pemerintah meninjau izin dan pengawasan terhadap bandara swasta di kawasan industri, menyusul laporan bahwa IMIP beroperasi tanpa pengawasan petugas negara seperti bea cukai, imigrasi, atau otoritas penerbangan.

Simpang siur informasi ini memunculkan kebingungan di masyarakat. Ada klaim bahwa sejak lama Bandara IMIP beroperasi seolah-olah bandara umum, bahkan disebut memiliki status internasional — padahal menurut regulasi, bandara khusus seperti IMIP berbeda dengan bandara milik pemerintah. Bandara khusus pada dasarnya diperuntukkan untuk operasional internal industri, bukan penerbangan komersial umum.

Pihak oposisi politik dan beberapa lembaga masyarakat sipil pun angkat bicara, menyebut penyebaran informasi bahwa Jokowi meresmikan Bandara IMIP sebagai upaya manipulasi fakta. Mereka mengingatkan pentingnya transparansi informasi, terutama soal infrastruktur vital.

Sementara itu, pemerintah melalui kementerian terkait menyatakan bakal menegakkan regulasi dengan tegas. Menteri terkait menyebut bahwa setiap fasilitas penerbangan — publik maupun swasta — harus memenuhi standar keamanan, pengawasan, dan regulasi yang berlaku. Bila ditemukan pelanggaran, pengelola bandara harus bertanggung jawab sesuai hukum.

Dengan klarifikasi yang disampaikan Presiden Jokowi ini, publik diharapkan bisa lebih kritis dalam menerima informasi. Perbedaan antara bandara milik negara (Bandara Maleo) dengan bandara swasta (Bandara IMIP) perlu dipahami dengan benar agar tidak terjadi kekeliruan persepsi.

Kontroversi soal bandara swasta di Morowali menjadi pengingat penting bahwa tata kelola infrastruktur, izin operasional, dan regulasi penerbangan harus transparan — terutama bila melibatkan fasilitas milik korporasi di wilayah industri besar.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/