SOLO – Setelah resmi purnatugas dan kembali menjadi warga sipil di Solo, Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), akhirnya angkat bicara secara terbuka mengenai salah satu rumor paling kontroversial yang pernah menyerangnya: isu ijazah palsu.
Dalam sebuah momen santai di kediamannya, Kamis (11/12/2025), Jokowi menanggapi tuduhan tersebut tidak dengan amarah, melainkan dengan keheranan yang bercampur tawa lepas. Ia merasa isu tersebut sebenarnya tidak masuk akal jika ditelusuri dengan logika sederhana.
“Saya Bukan Hantu, Teman Saya Masih Hidup”
Jokowi mengungkapkan kebingungannya mengapa narasi mengenai keaslian ijazah Universitas Gadjah Mada (UGM)-nya terus digulirkan oleh pihak-pihak tertentu selama bertahun-tahun. Padahal, bukti fisik dan saksi hidup perjalanan akademisnya sangat melimpah.
Ia menegaskan bahwa dirinya bukanlah sosok misterius yang tiba-tiba muncul tanpa rekam jejak.
“Teman-teman sekolah saya itu masih hidup semua, lho. Teman SD ada, SMP ada, SMA ada, sampai teman kuliah di Fakultas Kehutanan UGM juga masih hidup semua. Dosen-dosen pembimbing saya juga masih ada,” ungkap Jokowi.
Pernyataan ini seolah menjadi “skakmat” bagi para penyebar isu. Jokowi mengajak siapa saja yang ragu untuk bertanya langsung kepada rekan-rekan seangkatannya tersebut, alih-alih menebar spekulasi liar di media sosial.

Bukti Foto Wisuda dan Kenangan Mapala
Lebih lanjut, Jokowi mengenang masa-masa mudanya sebagai mahasiswa di Yogyakarta. Ia menyebutkan bahwa dokumentasi pribadinya cukup lengkap, mulai dari foto saat wisuda hingga foto kegiatan saat menjadi anggota Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala).
“Fotonya ada, wisudanya jelas di Bulaksumur. Jadi apanya yang dipalsukan?” tambahnya sembari tersenyum.
Bagi Jokowi, isu ijazah palsu hanyalah “bunga-bunga politik” yang sengaja dihembuskan untuk mendegradasi kredibilitasnya saat masih memegang tampuk kekuasaan tertinggi. Kala itu, ia memilih untuk tidak terlalu reaktif agar fokus bekerjanya tidak terganggu oleh hal-hal yang ia anggap “receh”.
Menikmati Masa Pensiun Tanpa Beban
Kini, setelah lepas dari beban protokoler istana, Jokowi merasa lebih bebas meluruskan hal-hal tersebut. Klarifikasi ini diharapkan dapat mengakhiri segala polemik yang tidak berdasar.
Saat ini, Jokowi diketahui lebih banyak menghabiskan waktunya di Solo untuk menikmati kuliner daerah, menyapa warga, dan bermain bersama cucu-cucunya, jauh dari hiruk-pikuk politik nasional.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























