GOWA – Peristiwa berdarah kembali mengguncang ketenangan warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Seorang pria yang berprofesi sebagai pemangkas rambut (tukang cukur) ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di dalam kios tempatnya bekerja, Jumat (26/12/2025).
Korban ditemukan tergeletak tak bernyawa dengan tubuh penuh luka dan bersimbah darah, memicu dugaan kuat bahwa ia merupakan korban tindak pidana pembunuhan sadis.
Kronologi Penemuan: Pintu Kios Tertutup
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, penemuan jenazah bermula dari kecurigaan warga sekitar. Kios pangkas rambut yang biasanya ramai tersebut tampak tertutup namun tidak terkunci rapat.
Saksi mata yang penasaran kemudian mencoba mengecek ke dalam dan sontak terkejut melihat korban sudah terbujur kaku di lantai dengan kondisi mengenaskan. Darah segar terlihat menggenang di sekitar tubuh korban, menandakan peristiwa tersebut belum lama terjadi.
Terakhir Terlihat Membeli Makanan
Salah satu petunjuk penting yang kini didalami kepolisian adalah kesaksian warga mengenai aktivitas terakhir korban. Beberapa saat sebelum ditemukan tewas, korban diketahui masih terlihat beraktivitas normal.
“Korban sempat terlihat keluar kios sebentar untuk membeli makanan (nasi kuning/lauk) di warung terdekat. Setelah itu dia balik lagi ke dalam kios, dan tidak lama kemudian warga heboh dia sudah meninggal,” ungkap salah satu saksi di lokasi.
Jeda waktu yang singkat antara momen korban membeli makanan hingga ditemukannya mayat menjadi kunci bagi penyidik untuk memperkirakan waktu kematian (time of death) dan melacak siapa orang terakhir yang masuk ke kios tersebut.
Polisi Buru Pelaku
Tim Inafis dari Polres Gowa segera tiba di lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Garis polisi (police line) telah dipasang melingkari area kios pangkas rambut tersebut.
Kasat Reskrim Polres Gowa menyatakan pihaknya tengah mengumpulkan barang bukti, termasuk memeriksa CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi-saksi. Hingga berita ini diturunkan, motif pembunuhan—apakah murni perampokan atau ada unsur dendam pribadi—masih dalam penyelidikan intensif. Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk keperluan otopsi.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























