Jakarta – Penyanyi sekaligus aktris Hollywood, Ariana Grande, mengumumkan akan mengambil jeda dari kehidupan publik setelah menyelesaikan rangkaian Eternal Sunshine Tour. Keputusan tersebut muncul di tengah sorotan yang terus mengarah pada kondisi fisiknya dalam beberapa bulan terakhir, yang memicu berbagai spekulasi di media sosial maupun pemberitaan internasional.
Melalui pernyataan yang disampaikan oleh perwakilannya, Ariana disebut akan “mengambil langkah mundur dari sorotan publik” demi memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraannya. Meski menikmati tur yang berlangsung sukses di berbagai kota, tekanan yang terus muncul terkait penampilannya disebut menjadi salah satu alasan utama di balik keputusan tersebut.
Hiatus ini dijadwalkan dimulai setelah Eternal Sunshine Tour berakhir pada 1 September 2026 di London. Selain mengurangi aktivitas publik, Ariana juga dipastikan tidak lagi ambil bagian dalam produksi musikal West End Sunday in the Park with George, yang sebelumnya dijadwalkan mempertemukannya kembali dengan lawan mainnya di film Wicked, Jonathan Bailey.
Belakangan, kondisi fisik Ariana Grande menjadi bahan perbincangan luas setelah perilisan video musik lagu Petal. Banyak pengguna media sosial menyoroti perubahan penampilannya dan mengungkapkan kekhawatiran mengenai kesehatannya. Di sisi lain, muncul pula kritik terhadap budaya internet yang kerap mengomentari tubuh seseorang tanpa mengetahui kondisi sebenarnya.
Ini bukan kali pertama Ariana berbicara mengenai tekanan sebagai figur publik. Dalam beberapa kesempatan sebelumnya, penyanyi berusia 33 tahun itu mengungkapkan bahwa komentar terhadap tubuh dan penampilannya dapat memberikan dampak emosional yang besar. Ia bahkan pernah mengajak masyarakat untuk berhenti menjadikan kondisi fisik seseorang sebagai bahan penilaian, karena setiap orang memiliki perjuangan yang tidak selalu terlihat oleh publik.
Meski memilih rehat dari sorotan publik, Ariana dipastikan tetap menyelesaikan seluruh jadwal konser yang telah direncanakan. Tur Eternal Sunshine Tour sendiri menjadi tur arena pertamanya dalam beberapa tahun terakhir dan mendapat sambutan positif dari penggemar di Amerika Serikat, Kanada, hingga Inggris. Selain membawakan lagu-lagu dari album Eternal Sunshine, Ariana juga memperkenalkan materi dari album terbarunya, Petal.
Di luar dunia musik, Ariana masih memiliki sejumlah proyek yang akan dirilis dalam waktu dekat. Salah satunya adalah film komedi Focker-in-Law, yang dijadwalkan tayang pada November 2026. Namun hingga kini belum dipastikan apakah ia akan mengikuti rangkaian promosi film tersebut selama masa hiatus berlangsung.
Pengumuman hiatus Ariana Grande mendapat beragam respons dari penggemar. Banyak yang menyatakan dukungan terhadap keputusan sang penyanyi untuk lebih mengutamakan kesehatan mental dan fisiknya dibanding terus berada di bawah tekanan publik. Tagar yang berkaitan dengan Ariana pun sempat menjadi perbincangan di berbagai platform media sosial setelah kabar tersebut diumumkan.
Keputusan Ariana Grande dinilai menjadi pengingat bahwa di balik kesuksesan seorang artis dunia, terdapat tekanan besar yang sering kali tidak terlihat. Di era media sosial, sorotan terhadap penampilan fisik dapat memberikan dampak psikologis yang nyata. Dengan memilih beristirahat sejenak dari kehidupan publik, Ariana berharap dapat memulihkan diri sebelum kembali berkarya di masa mendatang.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























