Falcon Pictures menunjuk Ariel Noah sebagai pemeran Dilan di film Dilan ITB 1997. (Instagram/@falconpictures)
Ariel NOAH Jadi Dilan Dewasa di Film Dilan ITB 1997, Netizen Pro-Kontra

Ariel NOAH jadi Dilan dewasa dalam film Dilan ITB 1997, keputusan yang langsung memicu perbincangan publik.

Jakarta – Kabar mengejutkan datang dari dunia perfilman Indonesia. Musisi sekaligus vokalis band NOAH, Ariel NOAH (nama asli Nazril Irham), telah resmi diumumkan sebagai pemeran utama karakter Dilan versi dewasa dalam adaptasi serial film populer karya Pidi Baiq, yaitu Dilan ITB 1997 dan rencananya juga Dilan: Amsterdam.

Pengumuman ini pun memicu banyak reaksi dari publik, terutama dari para penggemar setia kisah Dilan yang dulu dimainkan aktor muda. Banyak yang mempertanyakan kecocokan usia dan karakter Ariel dengan sosok Dilan di era kampus yang digambarkan. Ariel sendiri mengakui sempat mengalami keraguan sebelum menerima tawaran tersebut. “Kan saya sudah bilang, ini bukan perkara gampang. Karakter Dilan sudah sangat melekat di masyarakat,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Lebih lanjut, Ariel mengungkap tantangan yang harus dihadapinya: “Saya takut nanti orang cuma mengharapkan visual saya doang. Padahal saya kesulitan menghafal skrip — kalau lagu gampang, kalau skrip wah kadang-kadang stres.” Menurutnya, ia sadar betul bahwa kewajibannya bukan hanya tampil “ganteng” di layar, melainkan harus mampu membawa karakter Dilan yang dikenal sebagai sosok bandel, romantis, dan penuh pesona.

Sementara itu, sang penulis cerita, Pidi Baiq, menyebut bahwa ia memilih Ariel karena “ada bau-bau Dilan” dalam sosoknya: sama-sama dari Bandung, penyuka motor, dan punya jiwa kreatif. Pidi menegaskan agar Ariel tak berusaha terlalu keras meniru Dilan versi sebelumnya, melainkan menjadi versi Dilan yang “adalah dirinya sendiri”.

Mengapa Ariel NOAH Jadi Dilan Dewasa di Dilan ITB 1997?

Meski demikian, reaksi netizen tidak sepenuhnya positif. Sebagian besar mempertanyakan: bukankah Ariel kini sudah berusia 44 tahun — bagaimana bisa ia memerankan Dilan yang digambarkan masih muda saat kuliah di Institut Teknologi Bandung pada tahun 1997? Mayoritas komentar menyebut sosok Ariel terlalu “dewasa” untuk peran yang penuh nostalgia masa muda tersebut. Mereka khawatir aura muda dan semangat kampus Dilan akan hilang.

Namun, pihak produksi menegaskan bahwa versi Dilan ITB 1997 akan menampilkan Dilan di fase yang sedikit lebih matang, bukan lagi remaja SMA yang dikenal di film-film sebelumnya. Dengan demikian, usia Ariel dianggap masih relevan untuk menggambarkan Dilan sebagai mahasiswa.

Adapun proses syuting film ini direncanakan dimulai pada Desember 2025, dengan jadwal tayang di bioskop nasional pada tahun 2026. Dalam peran barunya ini, Ariel akan diuji sebagai aktor penuh, bukan sekadar musisi yang melepas vokal. Tantangan memorisasi dialog, chemistry dengan pemeran lain, serta menjaga identitas karakter Dilan yang sudah sangat melekat di hati penonton akan menjadi sorotan utama.

Untuk fans berat Dilan, waktu akan membuktikan apakah keputusan casting ini tepat atau justru menjadi kontroversi baru. Apa pun hasilnya, satu hal pasti: nama Ariel NOAH kini mulai disandingkan tidak hanya dengan panggung konser tapi juga layar lebar sebagai Dilan dewasa — sebuah langkah besar dalam kariernya yang sebelumnya identik dengan dunia musik.