Prestasi gemilang datang dari Kota Boyolali. Siswa dari SMP Islam Internasional Al Abidin Boyolali berhasil meraih juara tingkat nasional dalam ajang Logic Olympiade Nasional 2025. Dengan hasil tersebut, sekolah kembali mempertegas reputasinya sebagai lembaga pendidikan yang tak hanya menonjol di lingkup akademik lokal, namun juga di kancah nasional. Menurut informasi yang tersebar melalui media sosial sekolah dan pengumuman internal, pemenang tersebut adalah Rafa Rasendriya, siswa yang menunjukkan kemampuan luar biasa dalam berpikir logis dan memecahkan soal-soal tantangan berpola. Dalam unggahan Instagram sekolah, Rafa mengunggah momen dirinya menerima piagam dan piala juara setelah diumumkan sebagai pemenang.
SMP Islam Internasional Al Abidin Boyolali sebagai bagian dari jaringan pendidikan Yayasan Al Abidin secara konsisten menunjukkan komitmen dalam pengembangan potensi siswa melalui berbagai kompetisi ilmiah dan olimpiade. Pada pertengahan 2025, yayasan juga mengumumkan bahwa 19 siswa dari jenjang SD hingga SMA telah lolos ke tingkat provinsi untuk ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Dari persiapan hingga kemenangan
Sukasama persiapan kompetisi dilakukan melalui pembinaan rutin, latihan intensif, serta evaluasi rutin oleh guru-pembimbing. Sekolah menyediakan ruang khusus dan pembimbing untuk mengasah kemampuan siswa dalam berpikir kritis, logika, dan analisis—kompetensi yang menjadi kunci dalam Logic Olympiade. Rafa sendiri disebutkan mengikuti program tambahan di luar jam pelajaran reguler.
Dalam pernyataannya di media sosial sekolah, Rafa menyampaikan rasa syukur dan mengaku bangga telah membawa nama baik sekolah dan keluarga. “Kerja keras tak pernah mengkhianati hasil,” tulisnya dalam unggahan yang disertai foto dirinya bersama piala.
Kepala sekolah SMP Islam Internasional Al Abidin Boyolali juga memberikan apresiasi tinggi terhadap pencapaian ini. Dia menegaskan bahwa keberhasilan Rafa merupakan buah dari sinergi antara guru, siswa, orang tua, dan seluruh civitas sekolah. “Ini bukan hanya kemenangan Rafa semata, tapi kemenangan seluruh keluarga besar Al Abidin Boyolali,” ujarnya (dikutip dari sambutan melalui media sosial sekolah).
Dampak dan makna lebih jauh
Kemenangan di ajang nasional semacam Logic Olympiade memiliki arti penting, tidak hanya sebagai piala di lemari sekolah, tetapi sebagai motivator bagi siswa lain. Prestasi ini dapat semakin memacu semangat siswa-siswa di sekolah untuk berani bermimpi besar, mengejar kompetisi, serta mengasah diri agar jangan hanya puas di zona nyaman.
Sekolah pun berencana menindaklanjuti kemenangan ini dengan program lanjutan: pelatihan lanjutan bagi siswa berpotensi tinggi (high potential students), peningkatan fasilitas laboratorium dan ruang rujukan logika, serta pengembangan ekosistem “klub logika” yang lebih aktif. Hal ini untuk memastikan momentum keberhasilan tidak berhenti di sini tetapi menjadi fondasi budaya kompetitif yang sehat.
Di tingkat yayasan, Yayasan Al Abidin juga berharap bahwa prestasi ini akan berdampak luas dan menginspirasi unit-pendidikan lainnya di bawah naungannya. Dengan basis nilai keislaman, penguatan karakter, dan akademik unggul, yayasan ingin terus membuktikan bahwa sekolah Islam dapat bersaing dan unggul di level nasional.
























