penyelundupan-benih-lobster-senilai-rp-42-miliar-digagalkan-petugas-di-bandara-soekarno-hatta-1770179625174_169 (1)
Koper "Bau Amis": Penyelundupan Benih Lobster Rp 4,2 Miliar Digagalkan di Bandara Soekarno-Hatta, 3 Orang Diringkus

TANGERANG – Aksi penyelundupan sumber daya perikanan kembali berhasil diendus oleh pihak berwenang di pintu gerbang internasional Indonesia. Pada Rabu (4/2/2026), petugas gabungan dari Bea Cukai dan kepolisian berhasil menggagalkan upaya pengiriman ilegal Benih Bening Lobster (BBL) melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Bukan barang mewah biasa, petugas menemukan satu koper besar yang dijejali ribuan benih lobster siap kirim dengan estimasi nilai mencapai Rp 4,2 miliar.

Modus Koper Penumpang: Berusaha Mengelabui Petugas

Para pelaku mencoba menggunakan modus klasik namun tetap berisiko tinggi, yakni dengan memasukkan benih-benih tersebut ke dalam kantong plastik beroksigen yang kemudian disembunyikan di dalam koper bagasi. Namun, berkat kecurigaan petugas terhadap citra X-ray yang tidak wajar, upaya ini berhasil dihentikan sebelum barang tersebut terbang ke luar negeri.

Tiga orang terduga pelaku yang berada di lokasi kejadian langsung diamankan. Berikut adalah poin penting dari penangkapan tersebut:

  • Barang Bukti: Ribuan benih lobster jenis pasir dan mutiara yang dikemas dalam puluhan kantong plastik.

  • Nilai Ekonomi: Kerugian negara yang berhasil diselamatkan mencapai angka fantastis, yakni Rp 4,2 miliar.

  • Tujuan Pengiriman: Diduga kuat benih-benih ini akan diselundupkan ke negara tetangga yang memiliki pasar gelap BBL yang tinggi.

Ancaman Pidana Berat Menanti

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus memperketat pengawasan ekspor BBL guna menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia. Para pelaku kini terancam dijerat dengan Undang-Undang Perikanan dengan ancaman hukuman penjara yang signifikan serta denda miliaran rupiah.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pemburu keuntungan sesaat yang merusak ekosistem kita. Penangkapan tiga orang ini adalah pesan kuat bahwa pengawasan di Bandara Soetta semakin ketat dan terintegrasi,” tegas perwakilan otoritas keamanan bandara di Tangerang, Rabu (4/2/2026).

Setelah dilakukan pendataan, benih-benih lobster tersebut segera dibawa oleh tim ahli untuk dilepasliarkan kembali ke habitat aslinya guna memastikan keberlangsungan populasi lobster di perairan Indonesia.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/