JAKARTA – Awan mendung menyelimuti pasar aset kripto di akhir pekan pertama Februari 2026. Setelah sempat menunjukkan tren penguatan, harga Bitcoin (BTC) justru terpantau merosot tajam pada Sabtu (7/2/2026). Penurunan ini tak pelak menyeret mayoritas koin alternatif (altcoins) ke zona merah, meninggalkan tanda tanya besar bagi para investor mengenai arah pasar selanjutnya.
Lantas, apa saja faktor yang menjadi “biang kerok” di balik aksi jual masif ini? Berikut adalah hasil rangkuman analisis pasar terkini.
1. Rilis Data Makroekonomi AS yang Tak Terduga
Salah satu pemicu utama adalah rilis data inflasi atau sinyal dari Bank Sentral AS (The Fed) yang lebih agresif dari perkiraan pasar. Suku bunga yang diprediksi tetap tinggi membuat aset berisiko seperti Bitcoin kehilangan daya tarik sementaranya dibandingkan aset safe-haven.
2. Tekanan Regulasi Global
Isu mengenai pengetatan regulasi terhadap bursa kripto besar atau aturan baru terkait stablecoin di beberapa yurisdiksi utama kembali memicu kekhawatiran (Fear, Uncertainty, Doubt/FUD). Hal ini mendorong investor institusional untuk mengambil langkah “wait and see” dan melakukan aksi ambil untung (profit taking).
3. Likuidasi Massal di Pasar Berjangka
Penurunan harga yang menyentuh level psikologis tertentu memicu gelombang likuidasi otomatis pada posisi long (beli) di pasar futures. Hal ini menciptakan efek domino yang mempercepat jatuhnya harga dalam waktu singkat.
Melihat Peluang di Tengah Koreksi
Meski pasar terlihat mengkhawatirkan, beberapa analis berpendapat bahwa koreksi ini merupakan bagian dari fase konsolidasi yang sehat setelah reli panjang. Bagi investor jangka panjang, penurunan harga sering kali dipandang sebagai peluang untuk melakukan Dollar Cost Averaging (DCA).
“Pasar kripto selalu bergejolak. Apa yang kita lihat hari ini adalah respons alami terhadap ketidakpastian makro. Kuncinya bukan pada panik, melainkan pada manajemen risiko dan pemahaman bahwa fundamental blockchain tetap kuat meskipun harganya berfluktuasi,” ungkap seorang analis pasar di Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























