Jakarta – Kabar membanggakan datang dari Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). Setelah sukses menggelar berbagai ajang internasional, Indonesia kini membidik target yang lebih tinggi dengan bersiap menjadi tuan rumah perhelatan bergengsi FIFA Series edisi 2026.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari visi besar PSSI di bawah komando Erick Thohir untuk terus meningkatkan eksposur dan kualitas sepak bola nasional di mata dunia.
Jika terealisasi, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) dan stadion bertaraf internasional lainnya di Indonesia akan kembali menjadi panggung pertarungan tim-tim negara dari berbagai benua.

Apa Itu FIFA Series?
Bagi publik yang belum familiar, FIFA Series adalah inisiatif baru dari badan sepak bola dunia (FIFA) yang memungkinkan tim nasional dari berbagai konfederasi (seperti UEFA, CONMEBOL, CAF, dll) untuk bertanding dalam serangkaian laga persahabatan kompetitif di satu negara tuan rumah.
Ajang ini biasanya digelar pada jeda internasional (FIFA Matchday) bulan Maret. Tujuannya adalah memberikan kesempatan bagi negara-negara berkembang untuk menjajal kekuatan melawan tim-tim yang jarang mereka temui dalam kualifikasi reguler.
Keuntungan Besar Bagi Timnas Indonesia
Menjadi tuan rumah FIFA Series 2026 bukan sekadar soal gengsi penyelenggaraan, tetapi memiliki dampak teknis yang masif bagi Timnas Indonesia.
-
Lawan Berkualitas: Skuad Garuda berpotensi menghadapi tim-tim kuat dari Eropa, Afrika, atau Amerika Latin tanpa harus repot bertandang ke luar negeri.
-
Poin FIFA: Laga ini masuk dalam kalender resmi FIFA, sehingga kemenangan atau hasil imbang akan mendongkrak posisi Indonesia di ranking dunia secara signifikan.
-
Atmosfer Kandang: Dukungan ribuan suporter di kandang sendiri akan menjadi suntikan moral bagi pemain saat menghadapi lawan yang levelnya di atas kertas lebih tinggi.
PSSI Siapkan Infrastruktur Terbaik
Kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah didukung oleh infrastruktur yang semakin matang. Kesuksesan Piala Dunia U-17 2023 menjadi portofolio kuat di mata FIFA bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan turnamen dengan standar keamanan dan kenyamanan kelas wahid.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, dalam berbagai kesempatan menekankan bahwa transformasi sepak bola Indonesia tidak boleh berhenti. Menjadi tuan rumah ajang internasional adalah salah satu cara mempercepat transformasi tersebut, baik dari sisi manajemen pertandingan maupun prestasi tim nasional.
Kini, pecinta sepak bola tanah air tinggal menanti pengumuman resmi terkait negara mana saja yang akan diundang datang ke Tanah Air pada 2026 mendatang.
Baca juga berita bekasi di: Kabar Baghasasi – Kabar Baghasasi
Baca juga berita lainnya disini: Suara Kabar Media – Suara Kabar Media
























