ACEH — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, membuktikan komitmennya untuk tidak meninggalkan rakyat yang sedang kesusahan. Untuk kedua kalinya, Kepala Negara kembali mendatangi lokasi terdampak bencana banjir bandang di Aceh, Senin (8/12/2025).
Kunjungan susulan ini dilakukan untuk memastikan instruksi yang diberikan sebelumnya benar-benar dijalankan di lapangan, serta melihat langsung progres penanganan pascabencana.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengumpulkan seluruh jajaran terkait, mulai dari Menteri, Kepala BNPB, hingga Pemerintah Daerah, dan menyampaikan 7 Arahan Strategis yang wajib segera dieksekusi.

Berikut 7 Arahan Tegas Presiden Prabowo:
Presiden menekankan bahwa keselamatan dan kenyamanan rakyat adalah hukum tertinggi. Berikut poin-poin instruksinya:
-
Percepat Evakuasi dan Pencarian: Presiden meminta tim SAR gabungan untuk tidak mengendurkan upaya pencarian korban yang masih hilang. Setiap nyawa berharga, dan penyisiran harus dilakukan sampai tuntas.
-
Jaminan Logistik Makanan: “Pastikan tidak ada satu pun warga yang kelaparan.” Presiden menginstruksikan dapur umum beroperasi 24 jam dengan stok makanan yang bergizi dan higienis.
-
Layanan Kesehatan Maksimal: Posko kesehatan harus jemput bola. Waspadai penyakit pascabanjir seperti gatal-gatal, diare, dan ISPA. Obat-obatan harus tersedia lengkap.
-
Ketersediaan Air Bersih & Sanitasi: Infrastruktur air bersih yang rusak harus segera diperbaiki atau disuplai melalui tangki air. Sanitasi di pengungsian harus layak agar tidak menimbulkan wabah baru.
-
Perbaikan Infrastruktur Vital (Jembatan/Jalan): Kementerian PUPR diperintahkan untuk segera membangun jembatan darurat (Bailey) untuk menyambung akses wilayah yang terisolir agar bantuan bisa masuk.
-
Pemulihan Pendidikan: Sekolah-sekolah yang rusak harus segera direhabilitasi atau disiapkan tenda darurat untuk belajar, agar anak-anak tidak terlalu lama tertinggal pelajaran.
-
Sinergi Tanpa Ego Sektoral: Presiden menegaskan semua instansi (Pusat dan Daerah) harus bekerja sebagai satu tim. Hilangkan birokrasi yang berbelit-belit dalam penyaluran bantuan.
“Saya Akan Pantau Terus”
Usai menyampaikan arahan, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa dirinya akan terus memantau perkembangan di Aceh setiap harinya. Ia tidak ingin mendengar laporan “Asal Bapak Senang” (ABS), melainkan laporan riil tentang perbaikan kondisi warga.
“Negara hadir untuk kalian. Kita akan bangun kembali Aceh lebih kuat,” pungkas Presiden di hadapan para pengungsi.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























