mobil-mbg-menabrak-sejumlah-siswa-di-sdn-kalibaru-01-cilincing-jakarta-utara-1765422336249_169
Tragedi di Jam Istirahat, Mobil MBG Seruduk SD di Cilincing: 19 Siswa dan 1 Guru Jadi Korban

JAKARTA UTARA – Suasana kegiatan belajar mengajar di sebuah Sekolah Dasar (SD) di kawasan Cilincing, Jakarta Utara, mendadak berubah menjadi kepanikan dan tangisan histeris pada Kamis (11/12/2025).

Sebuah mobil boks operasional yang bertuliskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami kecelakaan fatal. Kendaraan yang seharusnya mendistribusikan paket makanan untuk para siswa tersebut justru hilang kendali dan menyeruduk kerumunan orang di area sekolah.

Kronologi: Hilang Kendali Saat Maneuver

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, insiden bermula saat mobil logistik MBG tersebut hendak memasuki atau bermanuver di area sekolah untuk menurunkan muatan.

Namun, diduga karena kesalahan teknis atau human error dari pengemudi, kendaraan tersebut melaju tak terkendali. Mobil bukannya berhenti, melainkan terus merangsek maju menabrak apa saja yang ada di depannya, termasuk area di mana para siswa dan guru sedang beraktivitas.

“Suaranya kencang sekali, braakk. Tiba-tiba anak-anak sudah berteriak dan menangis. Mobilnya masuk sampai ke area kumpul siswa,” ungkap salah satu saksi mata di lokasi.

Total 20 Korban Dievakuasi

Dampak dari serudukan mobil boks tersebut cukup masif. Data sementara mencatat sebanyak 20 orang menjadi korban.

Rincian korban terdiri dari:

  • 19 orang siswa SD (mayoritas mengalami luka lecet, memar, hingga dugaan patah tulang akibat benturan).

  • 1 orang guru yang saat itu berusaha melindungi para murid.

Seluruh korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans dan kendaraan warga ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif. Pihak sekolah dan orang tua murid tampak syok melihat kejadian yang berlangsung begitu cepat tersebut.

Polisi Amankan Pengemudi

Pihak kepolisian dari Satlantas Wilayah Jakarta Utara segera terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Garis polisi telah dipasang di sekitar mobil MBG yang ringsek bagian depannya.

Pengemudi mobil boks tersebut kini telah diamankan untuk dimintai keterangan guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan—apakah murni rem blong atau kelalaian pengemudi dalam mengoperasikan kendaraan di lingkungan padat anak-anak.

Insiden ini menjadi evaluasi keras bagi pengelola armada logistik program pemerintah agar lebih berhati-hati, terutama saat beroperasi di zona sekolah yang merupakan area keselamatan tinggi (safety zone).


Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/