CILACAP/BANYUMAS – Pencarian panjang selama hampir tiga pekan terhadap seorang pengacara asal Banyumas yang dilaporkan hilang, akhirnya berujung pada kabar duka. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dan terkubur secara tidak wajar di sebuah kawasan hutan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Penemuan jasad ini terjadi pada hari Kamis (11/12/2025), mengakhiri spekulasi dan kecemasan keluarga yang telah kehilangan kontak dengan korban selama 20 hari terakhir.
Kronologi Penemuan: Terkubur di Tengah Hutan
Tim gabungan dari Polresta Banyumas dan Polres Cilacap melakukan penyisiran intensif berdasarkan petunjuk-petunjuk baru dalam penyelidikan. Jejak tersebut mengarah ke sebuah area perkebunan atau hutan yang sepi dari aktivitas warga.
Di lokasi tersebut, petugas menemukan gundukan tanah yang mencurigakan. Setelah dilakukan penggalian (ekshumasi), petugas menemukan sesosok jenazah yang ciri-cirinya identik dengan pengacara yang dilaporkan hilang tersebut.
“Jenazah ditemukan terkubur di area hutan. Kondisinya memang sudah mulai rusak karena diperkirakan sudah meninggal beberapa waktu lalu,” ungkap sumber dari kepolisian di lokasi kejadian.

Dugaan Kuat Korban Pembunuhan
Kondisi jenazah yang sengaja dikubur di tempat tersembunyi memperkuat dugaan bahwa pengacara tersebut merupakan korban tindak pidana pembunuhan. Para pelaku diduga sengaja membuang dan mengubur korban jauh dari pemukiman untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang oleh pihak keluarga karena tidak pulang ke rumah dan memutus komunikasi secara tiba-tiba. Mobil korban juga sempat menjadi salah satu barang bukti yang ditelusuri keberadaannya oleh polisi.
Polisi Lakukan Autopsi dan Kejar Pelaku
Jenazah korban kini telah dievakuasi ke RSUD setempat untuk proses autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian dan waktu kematiannya.
Sementara itu, Satreskrim Polresta Banyumas bergerak cepat memburu para terduga pelaku. Berdasarkan informasi yang dihimpun, polisi telah mengantongi identitas pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi penculikan dan pembunuhan sadis ini.
“Kami mohon doa dan kesabarannya, tim masih bekerja keras di lapangan untuk mengungkap motif dan menangkap semua pelakunya,” tegas pihak kepolisian.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























