WhatsApp Image 2026-02-23 at 11.27.28
Pendidikan Tak Boleh Terhenti: TNI AD Bahu-Membahu Bersihkan Ulang Sekolah Pascabanjir di Sumut

TAPANULI TENGAH – Semangat kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh jajaran Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD). Personel militer dari berbagai kesatuan diterjunkan untuk melakukan aksi pembersihan ulang di fasilitas pendidikan yang terdampak bencana banjir susulan di wilayah Sumatera Utara. Langkah ini diambil guna memastikan aktivitas belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal tanpa hambatan sisa-sisa material bencana.

Sasaran utama aksi kemanusiaan kali ini adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 152983 yang berlokasi di Kelurahan Hutanabolon I, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara. Sekolah ini sebelumnya sempat terdampak banjir, namun kembali diterjang luapan air yang membawa material lumpur pekat beberapa hari lalu.

Berdasarkan keterangan resmi dari Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad) pada Senin (23/2/2026), proses pembersihan sekolah telah digulirkan sejak akhir pekan kemarin. Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, mengungkapkan bahwa keterlibatan prajurit di lapangan merupakan bentuk komitmen nyata TNI dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur vital pascabencana, terutama di sektor pendidikan.

“Fokus utama kami adalah mengangkat tumpukan lumpur tebal dan sisa material banjir yang sempat merendam ruang-ruang kelas. Kami juga membersihkan akses masuk utama serta halaman sekolah agar lingkungan pendidikan kembali aman, higienis, dan layak untuk ditempati para siswa dan guru,” jelas Brigjen TNI Donny Pramono.

Aksi gotong royong ini melibatkan kerja sama yang solid antara personel Kodim 0211/Tapanuli Tengah bersama prajurit Yon TP 905/TS. Tak hanya prajurit, pihak sekolah dan masyarakat setempat pun turut bahu-membahu dalam kegiatan tersebut. Menggunakan peralatan manual seperti sekop, cangkul, dan angkong, para prajurit dengan sigap menyisir setiap sudut bangunan sekolah yang tertutup lumpur.

Tantangan di lapangan memang tidak mudah, terutama mengingat endapan lumpur yang cukup tebal di dalam ruangan kelas. Namun, dengan semangat “TNI Manunggal Rakyat”, pembersihan berjalan lancar dan maksimal. TNI AD memastikan bahwa pengawalan akan terus dilakukan hingga sekolah benar-benar bersih dan seluruh fasilitas pendukung belajar mengajar siap digunakan kembali secara total.

Kehadiran TNI AD di tengah lokasi bencana ini mendapat apresiasi besar dari warga setempat. Warga merasa terbantu karena pembersihan sekolah membutuhkan tenaga ekstra yang sulit jika hanya mengandalkan sumber daya sekolah yang terbatas. Selain pembersihan fisik, kehadiran para prajurit juga memberikan dukungan moral bagi para penyintas bencana agar tetap optimis menatap masa depan.

Melalui aksi ini, TNI AD berharap proses pemulihan wilayah Tapanuli Tengah dapat berlangsung lebih cepat. Pulihnya akses pendidikan bagi anak-anak di Kelurahan Hutanabolon I menjadi prioritas, karena pendidikan adalah investasi masa depan yang tidak boleh terhenti meski di tengah bayang-bayang bencana alam.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/