JAKARTA – Di awal tahun 2026, wajah diplomasi Indonesia tampak bersinar dengan keterlibatan aktifnya dalam Board of Peace (BoP). Namun, sebuah kolom opini terbaru di Jakarta (4/2/2026) mengingatkan kita bahwa setiap langkah di panggung dunia membawa beban yang harus dipikul di dalam negeri.
Keterlibatan ini bukan sekadar soal duduk di meja perundingan internasional, melainkan soal bagaimana Indonesia menyeimbangkan ambisinya sebagai juru damai dunia dengan deretan pekerjaan rumah yang masih menumpuk di tanah air.
Dua Sisi Koin: Prestise vs Realita
Keterlibatan Indonesia dalam BoP melalui pendanaan via Kemenhan adalah langkah strategis untuk memperkuat soft power. Namun, kolom ini menyoroti adanya kontradiksi yang tajam:
-
Gengsi Internasional: Indonesia dipandang sebagai mediator netral yang mampu menjembatani konflik global. Ini adalah aset diplomasi yang sangat mahal.
-
Beban Fiskal: Di saat dana transfer ke daerah sedang mengalami efisiensi (pemangkasan hingga 25%), kontribusi jutaan dolar ke lembaga internasional sering kali memicu pertanyaan kritis dari pembayar pajak.
-
Prioritas Keamanan: Apakah iuran perdamaian global lebih mendesak daripada penguatan pengamanan wilayah perbatasan atau penanganan konflik internal?

Mencari Titik Tengah yang Waras
Kolom tersebut menekankan bahwa Indonesia tidak boleh menjadi “lilin yang menerangi ruangan lain namun membiarkan dirinya sendiri meleleh”. Kredibilitas di Board of Peace harus selaras dengan keberhasilan pemerintah dalam menyelesaikan isu-isu sensitif di dalam negeri, mulai dari ketahanan pangan hingga transparansi hukum.
“Diplomasi yang kuat harus berakar pada domestik yang sehat. Tanpa pondasi ekonomi dan sosial yang kokoh di rumah sendiri, peran kita di Board of Peace hanya akan menjadi dekorasi politik yang rapuh,” tulis kutipan dalam kolom tersebut.
Kesimpulan: Diplomasi yang Membumi
Tantangan bagi pemerintahan di tahun 2026 adalah membuktikan bahwa peran di Board of Peace bukan sekadar proyek mercusuar. Pemerintah perlu menjelaskan secara transparan bagaimana keterlibatan internasional ini akan membawa dampak positif—langsung maupun tidak langsung—bagi stabilitas dan kemakmuran warga di tingkat akar rumput.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























