WhatsApp Image 2026-02-20 at 15.51.08
Banjir Rendam Pondok Karya Mampang, Polda Metro Jaya Turun Tangan Evakuasi Warga

Jakarta – Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dalam beberapa waktu terakhir menyebabkan banjir di kawasan Pondok Karya, Pela Mampang, Kecamatan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Genangan air dilaporkan merendam sejumlah permukiman warga dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 20 hingga 70 sentimeter.

Banjir diduga terjadi akibat tingginya intensitas curah hujan yang turun sejak sore hingga malam hari. Selain itu, kiriman air dari Sungai Ciliwung turut memperparah kondisi di wilayah tersebut. Debit air yang meningkat membuat sejumlah saluran air tidak mampu menampung volume air secara maksimal, sehingga meluap ke jalan dan masuk ke rumah-rumah warga.

Warga Pondok Karya mengaku genangan air datang secara perlahan namun terus meningkat dalam waktu singkat. Beberapa di antaranya terpaksa memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan. Aktivitas masyarakat pun terganggu, terutama bagi mereka yang hendak berangkat kerja maupun menjalankan kegiatan ibadah.

Menanggapi situasi tersebut, aparat dari Polda Metro Jaya langsung turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi. Personel SAR dari Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) bersama anggota Polsek Mampang Prapatan dikerahkan guna memastikan keselamatan warga terdampak.

Petugas memprioritaskan evakuasi kelompok rentan seperti lansia, warga yang sedang sakit, perempuan, serta anak-anak yang kesulitan keluar dari rumah akibat genangan air. Dengan menggunakan peralatan evakuasi dan bantuan kendaraan operasional, aparat membantu warga menyeberangi area yang tergenang menuju tempat yang lebih aman.

Selain menyelamatkan warga, petugas juga membantu mengamankan barang-barang berharga milik masyarakat. Sejumlah sepeda motor yang terendam banjir dievakuasi agar tidak mengalami kerusakan lebih parah. Aparat juga terlihat membantu warga yang tetap harus beraktivitas di tengah banjir, seperti menuju tempat kerja atau lokasi ibadah.

Kehadiran aparat kepolisian di lokasi mendapat apresiasi dari warga setempat. Mereka menilai respons cepat dari petugas cukup membantu dalam situasi darurat seperti ini. Meski demikian, warga berharap adanya langkah antisipasi jangka panjang guna mencegah banjir serupa kembali terjadi, terutama saat curah hujan tinggi dan debit Sungai Ciliwung meningkat.

Hingga saat ini, proses pemantauan dan siaga banjir masih terus dilakukan. Petugas gabungan tetap bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan kenaikan debit air susulan. Warga juga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila membutuhkan bantuan evakuasi.

Banjir yang melanda Pondok Karya ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya pengelolaan tata air dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan di wilayah Jakarta. Pemerintah daerah bersama aparat terkait diharapkan dapat terus berkoordinasi untuk meminimalkan dampak bencana serta memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/