arbeloa-naik-kelas-tangani-tim-utama-real-madrid-1768276105031_169
Dramatis! Real Madrid Resmi Berpisah dengan Xabi Alonso dan Tunjuk Arbeloa sebagai Pelatih Baru

Madrid — Real Madrid secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Xabi Alonso, kurang dari delapan bulan setelah ia ditunjuk sebagai pelatih utama Los Blancos, dan langsung menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai penggantinya. Pengumuman ini dirilis klub pada Senin (12 Januari 2026), sehari setelah kekalahan 3–2 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026 di Jeddah, Arab Saudi.

Keputusan mengejutkan ini diambil klub setelah periode ketidakstabilan performa tim, yang membuat posisi Alonso terus berada di bawah tekanan. Alonso, yang sebelumnya pernah bersinar sebagai pemain legendaris Real Madrid dan sempat sukses besar sebagai pelatih Bayer Leverkusen, kini tak lagi memimpin tim utama Real Madrid.

Dalam pernyataan resmi klub, Real Madrid menyebut perpisahan dengan Alonso dilakukan “atas kesepakatan bersama”, meskipun dampak hasil pertandingan dan dinamika internal diyakini menjadi faktor utama keputusan tersebut. Klub juga menegaskan rasa terima kasih atas kontribusi Alonso, yang selalu “menjadi bagian dari keluarga besar Madridistas.”

Arbeloa Naik ke Kursi Pelatih

Sebagai pengganti, Real Madrid menunjuk Alvaro Arbeloa, mantan bek klub yang kini memulai karier pelatihnya setelah menangani tim Castilla (tim B Real Madrid). Arbeloa sebelumnya telah berada di struktur pelatih Real sejak 2020 dan menangani berbagai tim usia muda di akademi sebelum dipercaya memimpin tim senior dalam periode krusial musim ini.

Penunjukan Arbeloa langsung menarik perhatian publik karena ini merupakan debutnya sebagai pelatih utama di level tertinggi klub sepak bola yang termasuk salah satu raksasa Eropa. Kesempatan ini sekaligus menjadi momen emosional bagi Arbeloa, yang membawa pengalaman panjang sebagai pemain Madrid dan pemain tim nasional Spanyol.

Sebagai pemain, Arbeloa mencatat lebih dari 230 penampilan untuk Real Madrid, memenangkan sejumlah gelar besar termasuk liga domestik dan Liga Champions, serta membantu timnas Spanyol meraih trofi besar seperti Piala Dunia 2010 dan Euro 2008 & 2012.

Performa Alonso & Latar Belakang Keputusan

Xabi Alonso sendiri bergabung dengan Real Madrid sebagai pelatih pada Juni 2025, menggantikan posisi Carlo Ancelotti yang pergi. Ia datang dengan reputasi tinggi setelah memimpin Bayer Leverkusen meraih gelar Bundesliga dan mencapai final Liga Europa di musim sebelumnya.

Namun sejak awal tugasnya, performa Real Madrid di bawah Alonso penuh tantangan. Setelah awal yang kuat di La Liga, performa mulai menurun dan tim kalah dalam beberapa pertandingan penting, termasuk kekalahan dari Paris Saint-Germain di semifinal Piala Dunia Antarklub dan kekalahan lain di Liga Spanyol serta Liga Champions.

Kekalahan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi momen terakhir Alonso bersama klub. Meskipun klub sempat menunjuk Alonso untuk jangka panjang dengan kontrak hingga beberapa musim ke depan, hasil kurang konsisten dan ekspektasi tinggi Real Madrid menjadikan nasib pelatih asal Spanyol itu tak lagi berlanjut.

Respons Publik & Tantangan Arbeloa

Keputusan Real Madrid memecat Alonso dan menunjuk Arbeloa memicu beragam reaksi dari fans dan media. Sebagian suporter menghormati jasa Alonso sebagai legenda, sementara sebagian lagi menyambut baik kesempatan bagi Arbeloa untuk membuktikan diri dalam tantangan baru.

Kini Arbeloa menghadapi tugas berat untuk menstabilkan performa tim, mengembalikan kepercayaan pemain, dan membawa Real Madrid kembali bersaing ketat di La Liga, Liga Champions, serta kompetisi domestik lainnya di musim ini. Debut Arbeloa sebagai pelatih senior Real Madrid akan menarik perhatian dunia sepak bola global.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/