presiden-prabowo-subianto-dok-youtube-setpres-1775715444945_169
Era Kendaraan Listrik Dimulai, Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan EV di Magelang

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto meresmikan fasilitas perakitan kendaraan listrik komersial di Magelang, Jawa Tengah, sebagai bagian dari langkah percepatan transisi energi bersih di Indonesia. Peresmian ini menjadi sinyal kuat keseriusan pemerintah dalam mendorong elektrifikasi sektor transportasi nasional.

Peresmian dilakukan pada Kamis (9/4/2026) dan disiarkan melalui kanal resmi Sekretariat Presiden. Dalam kunjungannya, Presiden meninjau langsung berbagai kendaraan listrik yang diproduksi di fasilitas tersebut, mulai dari truk hingga bus listrik yang telah disiapkan untuk mendukung layanan transportasi publik. Salah satu bus bahkan terlihat menggunakan desain khusus untuk operasional Transjakarta.

Pabrik ini disebut sebagai fasilitas perakitan kendaraan komersial berbasis listrik pertama di kawasan tersebut. Kehadiran industri ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem kendaraan listrik nasional sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru.

Dalam sambutannya, Presiden menegaskan bahwa Indonesia harus segera mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Menurutnya, transisi menuju energi baru terbarukan merupakan langkah strategis untuk menjaga ketahanan energi sekaligus menghadapi tantangan global di masa depan.

Ia menekankan bahwa penggunaan BBM ke depan akan diprioritaskan hanya untuk sektor yang benar-benar strategis. Elektrifikasi kendaraan, menurut Presiden, menjadi salah satu solusi penting untuk mengurangi emisi karbon sekaligus menekan konsumsi bahan bakar minyak.

“Kita harus menuju energi bersih dan energi terbarukan. Salah satu langkahnya adalah elektrifikasi dan penggunaan listrik agar tidak terlalu banyak memakai BBM berbasis fosil,” ujar Presiden dalam acara peresmian.

Peresmian ini juga dihadiri sejumlah pejabat negara, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, serta Ketua Kadin Anindya Bakrie.

Langkah pembangunan pabrik kendaraan listrik ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang pemerintah untuk mempercepat transformasi industri otomotif nasional. Indonesia memiliki potensi besar dalam rantai pasok kendaraan listrik, terutama karena kekayaan sumber daya nikel yang menjadi bahan utama baterai.

Selain mendukung pengurangan emisi karbon, pengembangan kendaraan listrik juga diharapkan mampu meningkatkan daya saing industri nasional di pasar global. Banyak negara saat ini tengah berlomba mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan sebagai bagian dari komitmen terhadap perubahan iklim.

Kehadiran pabrik perakitan kendaraan listrik komersial juga membuka peluang bagi sektor transportasi publik untuk beralih ke teknologi yang lebih ramah lingkungan. Penggunaan bus listrik di kota-kota besar diharapkan dapat mengurangi polusi udara serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Para pengamat menilai peresmian fasilitas ini menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk mempercepat target net zero emission. Dengan dukungan regulasi, investasi, dan pembangunan infrastruktur, Indonesia berpeluang menjadi salah satu pemain utama dalam industri kendaraan listrik di Asia Tenggara.

Peresmian pabrik kendaraan listrik di Magelang menandai babak baru dalam perjalanan transformasi energi nasional. Pemerintah berharap langkah ini mampu mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di masa depan.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/