695f2c41b55a2
Pengakuan Mengejutkan Ammar Zoni: Ngaku Diperas Rp 3 Miliar Hingga Rasakan Dinginnya 'Sel Tikus'

JAKARTA – Kabar terbaru dari balik jeruji besi kembali menyeret nama aktor papan atas, Ammar Zoni. Mantan suami Irish Bella ini menyampaikan pengakuan yang menggegerkan publik terkait perlakuan yang ia terima selama menjalani masa tahanan akibat kasus penyalahgunaan narkoba.

Ammar Zoni melalui kuasa hukumnya mengungkapkan sisi gelap yang ia alami, mulai dari dugaan upaya pemerasan senilai Rp 3 miliar hingga hukuman disiplin di ruang isolasi yang sangat sempit atau yang populer disebut sebagai ‘sel tikus’.

Dugaan Pemerasan oleh Oknum

Dalam pengakuannya, Ammar menyebut bahwa ada pihak-pihak tertentu yang mencoba memanfaatkan posisinya sebagai publik figur untuk meraup keuntungan pribadi. Nominal Rp 3 miliar disebut-sebut sebagai ‘biaya’ untuk mempermudah urusan hukumnya, namun Ammar secara tegas menolak permintaan tersebut.

Penolakan ini diduga berdampak pada tekanan psikologis yang ia terima selama di tahanan. Hal ini memicu pertanyaan publik mengenai pengawasan dan integritas di lingkungan lembaga pemasyarakatan.

Mencekamnya ‘Sel Tikus’

Tak hanya soal uang, Ammar Zoni juga membagikan pengalaman traumatisnya saat harus mendekam di sel tikus. Ruangan ini dikenal sebagai sel isolasi yang sangat kecil, pengap, minim cahaya, dan biasanya digunakan untuk narapidana yang melakukan pelanggaran berat di dalam lapas.

Ammar menceritakan betapa beratnya tekanan mental yang ia rasakan saat berada di sana. Kondisi fisiknya pun sempat menurun akibat fasilitas yang sangat minim di ruang isolasi tersebut. Pengakuan ini menjadi kontras dengan kehidupan glamor yang biasa ia jalani sebelum terjerat kasus hukum.

Dukungan dan Sorotan Netizen

Kabar ini langsung menuai beragam reaksi dari netizen, termasuk para penggemarnya di wilayah Bekasi dan sekitarnya. Banyak yang merasa iba dan berharap Ammar bisa benar-benar bertobat dan mendapatkan perlakuan yang adil sesuai hukum yang berlaku.

“Terlepas dari kesalahannya, hak-hak sebagai tahanan harus tetap dihormati. Jangan sampai ada praktik pemerasan seperti itu,” tulis salah satu netizen di kolom komentar berita viral tersebut.

Kini, tim hukum Ammar Zoni tengah mengkaji langkah-langkah selanjutnya untuk menindaklanjuti pengakuan tersebut agar kliennya mendapatkan keadilan dan perlindungan hukum yang semestinya.