SAN SALVADOR – Sistem peradilan di El Salvador kembali mencetak sejarah yang membuat dunia terperangah. Dalam upaya “pembersihan” besar-besaran terhadap organisasi kriminal, pengadilan setempat menjatuhkan hukuman yang secara matematis mustahil dijalani oleh manusia biasa: lebih dari 1.000 tahun penjara.
Vonis fantastis ini dijatuhkan kepada sejumlah anggota geng kriminal (seperti faksi MS-13 atau Barrio 18) yang terbukti melakukan serangkaian kejahatan berat secara berulang.
Matematika Hukuman: Akumulasi Kejahatan
Vonis ribuan tahun ini bukanlah angka sembarangan. Ini merupakan hasil akumulasi dari puluhan bahkan ratusan dakwaan yang ditimpakan kepada satu orang terdakwa.
Para anggota geng ini didakwa atas berbagai kasus pembunuhan, pemerasan, terorisme, hingga perdagangan narkoba yang mereka lakukan selama bertahun-tahun. Hakim memutuskan untuk menjumlahkan hukuman maksimal dari setiap satu nyawa yang melayang atau satu kasus kejahatan, sehingga totalnya mencapai angka ribuan tahun.
“Ini adalah pesan tegas bahwa mereka tidak akan pernah lagi melihat cahaya matahari di luar tembok penjara. Mereka akan menua dan mati di dalam sel,” ungkap pejabat kejaksaan setempat.

Perang Total Presiden Nayib Bukele
Hukuman super berat ini merupakan bagian dari kebijakan “State of Exception” (Keadaan Darurat) yang diberlakukan oleh Presiden El Salvador, Nayib Bukele. Sejak kebijakan ini digulirkan, puluhan ribu anggota geng telah ditangkap tanpa ampun dan dijebloskan ke penjara super-maksimum Center for the Confinement of Terrorism (CECOT).
Meskipun mendapat kritik dari lembaga HAM internasional terkait proses penangkapan massal, kebijakan Bukele ini terbukti populer di dalam negeri karena berhasil menurunkan angka pembunuhan secara drastis dan membuat jalanan El Salvador yang dulunya “neraka”, kini menjadi jauh lebih aman.
Akhir dari Era Geng
Vonis ini menandai berakhirnya era impunitas bagi geng kriminal yang sebelumnya seolah kebal hukum dan menguasai wilayah-wilayah di El Salvador. Pemerintah memastikan bahwa penjara bukan lagi tempat mereka mengendalikan bisnis haram, melainkan tempat isolasi total dari masyarakat.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























