bobby-nasution-1765373522254_169
Tepis Isu Miring, Bobby Nasution Jelaskan Duduk Perkara 'Pemangkasan' Dana Bencana Sumut

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, angkat bicara meluruskan polemik yang beredar di masyarakat terkait isu pemangkasan dana penanggulangan bencana dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Utara.

Isu ini mencuat justru di saat wilayah Sumut tengah berduka akibat rentetan bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menelan korban jiwa di Tapanuli Selatan dan sekitarnya.

Bantah Pangkas Anggaran: “Hanya Pergeseran Pos”

Dalam keterangannya pada Selasa (10/12/2025), Bobby menegaskan bahwa kabar mengenai pemangkasan dana bencana adalah keliru dan merupakan kesalahpahaman dalam membaca struktur anggaran.

Ia memastikan bahwa Pemprov Sumut tidak pernah mengurangi komitmen anggaran untuk keselamatan rakyat.

“Bukan dipangkas, tapi ada mekanisme pengalokasian yang kita atur agar lebih efektif. Dana itu ada, kita pusatkan di Belanja Tak Terduga (BTT),” jelas Bobby.

Menurut Bobby, strategi ini justru diambil agar penggunaan dana bisa lebih fleksibel. Jika dana diparcel-parcel (dipecah) ke dinas-dinas tertentu secara kaku, seringkali justru sulit dicairkan saat bencana terjadi di luar prediksi. Dengan skema BTT, dana bisa langsung digelontorkan begitu status tanggap darurat ditetapkan.

Prioritas Penanganan Korban

Bobby menyayangkan munculnya narasi negatif tersebut di tengah situasi darurat. Ia meminta semua pihak untuk fokus pada penanganan korban dan pemulihan infrastruktur yang rusak parah.

“Saat ini fokus kita adalah bagaimana alat berat bisa masuk, jalan bisa terbuka, dan pengungsi makan. Uangnya ada, siap digunakan. Jangan sampai isu ini menghambat kerja kemanusiaan di lapangan,” tegasnya.

Pemprov Sumut sendiri telah menggelontorkan bantuan awal dan mengerahkan dinas terkait untuk mempercepat proses evakuasi dan pembersihan material longsor yang menutup akses jalan nasional dan permukiman warga.

Transparansi Anggaran

Menutup penjelasannya, Bobby menjamin transparansi dalam penggunaan dana BTT tersebut. Ia mempersilakan pihak legislatif maupun publik untuk mengawasi setiap rupiah yang keluar, guna memastikan dana tersebut benar-benar sampai kepada masyarakat yang terdampak bencana.


Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/